Hasil Jepretan Kamera Xiaomi Redmi 5A

Hasil Kamera Xiaomi Redmi 5A

Mencoba kamera dari Handphone Sejuta.

***

Xiaomi Redmi 5A dilengkapi dengan kamera belakang 13MP, lensa-nya berdiameter f/2,2, Sedangkan teknologi auto fokusnya PDAF, Phase Detect Autofocus. Entah berapa besar ukuran pikselnya.

Spesifikasi itu biasa saja, kita bisa menemukan pada hape-hape kelas menengah bawah lainnya. Hargalah yang membuatnya istimewa: Rp 999.000.

Bagaimana dengan hasilnya? Pengalaman menggunakannya? Fiturnya, mode-nya?

Redmi 5A sudah menemani saya kurang lebih 7 hari, kira-kira begini hasil temuan saya.

***

Di dalam ruangan (indoor), jarak dekat (makro), cahaya cukup

 

Di luar ruangan (outdoor), pemandangan (landscape), enviromental portrait, cahaya terang

Mode HDR (High Dinamic Range)

HDR OFF

 

Cahaya redup (Lowlight)

Kesimpulan saya terhadap kamera belakangnya: Fokus-nya cepat, jarang hunting. Hasil gambar tidak terlalu detil, cenderung soft, tidak tajam. Untuk warna saya menemukan Chromatic Abberation (lihat gambar yang ada pohon kelapanya, ada cahaya ungu menyeruak). Untuk penggunaan di cahaya remang/ redup hasilnya, ya … begitu. Detil hilang sama sekali, gambar seperti dilukis oleh cat air.

Bagaimana dengan kamera depannya?

***

Kamera depan Xiaomi Redmi 5A beresolusi 5MP, lensa-nya berdiafragma f/2.0 (artinya lebih besar sedikit dari kamera belakangnya). Ia dilengkapi dengan auto fokus. Ditambah lagi software face detection, pendeteksi umur dan gender. Tidak ketinggalan juga mode beauty yang bisa diatur kadar “kemulusan, atau kecantikan wajah yang diinginkan”.

Kesimpulan saya terhadap kamera depan: cukup. Karena saya bukan penikmat swafoto. Tapi buat yang sedikit-sedikit cekrek, upload, jangan terlalu tinggi berharap. Karena hasilnya, seperti yang bisa dilihat di contoh: sangat soft, dan hilang detil (eh, tapi kan pori-pori, jerawat juga jadi hilang, hihi)

***

Semua foto yang ditampilkan sudah saya Resize, tapi tidak ada proses sentuhan akhir (editing) sama sekali. Untuk mode foto lainnya, kita dapat menggunakan: Panorama, Timer, Audio, Manual (hanya ISO dan White Balance parameter-nya), Straighten, Beauty, HHT (Hand Held Twilight) yang bergambar bulan (Maksudnya untuk foto lowlight, teorinya kamera akan mengambil beberapa gambar lalu menggabungkan menjadi satu foto terbaik), Scene (berbagai skenario aksi, kamera akan menyesuaikan kondisi pemandangan yang akan di foto), dan Tilt-Shift (mengaburkan sisi secara lingkaran ataupun horizontal).

Lengkap? Hampir. Apakah hasilnya bagus dan memuaskan? Anggap saja begitu. Dibilang jelek juga, ya … Harganya 1 juta Kang! Untuk keperluan media sosial cukuplah.

***

Unboxing-nya ada di sini ya.

Review lengkap menyusul.

 

Salam,

diki septerian

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

One thought on “Hasil Jepretan Kamera Xiaomi Redmi 5A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.