Lenovo ThinkPad T470s: Ultrabook Klasik dengan Thunderbolt 3

finger print lenovo thinkpad t470s

Lenovo ThinkPad T470s kian murah harganya. Semakin banyak juga beredar di pasar laptop bekas. Boleh jadi karena masa garansi resmi 3 tahun sudah berlalu, sehingga kantor-kantor meremajakan laptop karyawan mereka. Laptop tipis yang tergolong Ultrabook premium itu, kini dapat kita miliki dengan modal Rp5-7 jutaan saja.

Yang Saya Tau dari Lenovo ThinkPad T470s

Lenovo ThinkPad T470s merupakan penerus Lenovo ThinkPad T460s. Keluaran tahun 2018. Tidak terlihat perubahan signifikan dari pendahulunya tadi. Bodi tetap sama, port serupa, docking legendaris masih di bawah juga. Kecuali 1 peningkatan besar: USB type-C Thunderbolt 3.

port lenovo thinkpad t470s
Dia tipis tapi lengkap banget port-nya kang!

Peningkatan lain ada pada CPU. Yang sebagian telah menggunakan Intel generasi ke-7, atau Kaby Lake series. Pilihan dari Intel Core i5-7200U, hingga Intel Core i7-7600U. Sebagian lagi masih menggunakan Intel generasi ke-6, Si Skylake yang sangat efisien itu.Β 

Sisi pemrosesan grafis tidak ada peningkatan berarti, masih menggunakan Intel HD 520/ 620 yang merupakan bawaan Intel Skylake atau Kaby Lake tadi. Tidak ada pilihan Dual GPU seperti pada ThinkPad T470 tanpa s.

lenovo thinkpad t470s core i7

Untuk display-nya sendiri minimal sudah Full HD IPS (1920×1080). Ada pilihan Full HD Touchscreen dan WQHD tanpa touchscreen (2560×1440) untuk varian tertinggi. Tidak ada pilihan display HD super hemat yang bikin sedih seperti pada ThinkPad T470.

Sedangkan baterainya, T470s adalah laptop seri s terakhir yang masih memiliki baterai ganda 3 (23Wh) + 3 (26Wh) sel.

lenovo thinkpad t470s IPS Full HD
Halo Kang, balik lagi bersama dikisepterian πŸ™‚

Kenapa bukan ThinkPad T470 tanpa s?

Alasan utama saya membeli ThinkPad T470s adalah karena ThinkPad T480s saya rusak. Masih. Hingga sekarang. Ada part yang belum ada: IC Power.

thinkpad t470s
cocok juga buat diajak ke lapangan

Selama masa penantian, saya kembali menggunakan ThinkPad X270 untuk kerja sehari-hari. Tidak ada masalah dengan performa, dan saya kian terbiasa dengan keyboard Jerman-nya. Bagusnya lagi saya sudah mengganti baterai luar dengan tipe 6 sel. Jadi X270 bisa menemani saya seharian tanpa perlu bolak-balik isi daya.

Cuma, masalahnya satu: layar 12,5 inci memang terasa kecil jika dibandingkan dengan 14 inci. Jadilah saya hunting ThinkPad T470s, laptop yang sebelumnya tidak pernah saya pikir akan membelinya.

Saya juga mempertimbangkan saudaranya, Si ThinkPad T470 tanpa S. Alasannya sederhana: lebih berasa ThinkPad, dan baterainya kompatibel dengan ThinkPad X270. Sempurna. Namun ada detil-detil yang saya rasa jadi pembeda.

laptop tipis kencang murah

Detil Pertama, kualitas bahan. Material yang melindungi hardware T470s selalu lebih baik daripada seri tanpa S. Biasanya ikut ada karbon-karbonnya seperti ThinkPad X1 Carbon. Dan juga magnesium sebagai pelindung bagian bawah. Karena itu bobot menjadi lebih ringan (sekitar 1,3 kg) namun rasanya tetap mantap. Kukuh meyakinkan.

lenovo t470s
tipis. tapi tetap terasa solid meyakinkan

Kedua, kualitas layar. Betul Lenovo ThinkPad T470 ada juga varian Full HD-nya. Tapi, biasanya tingkat kecerahan, kontras dan cakupan warna tetap lebih baik pada seri S. Belum lagi, T470s memiliki varian WQHD yang tidak dimiliki saudaranya tadi.

Saya memang belum dapat membandingkan langsung dengan T470, namun layar T470s yang saya reviu ini terasa lebih baik daripada X270. Lebih netral dan lebih terang. Dengan masih mempertahankan tipe matte antiglare yang teduh untuk mata.

layar thinkpad t470s
kerja di luar ruangan? Selama kuat panas-panasan, T470s siap menemani!

Ketiga, detil-detil. Detil pertama ada pada indikator baterai. Bila sedang mengisi daya baterai pada Lenovo ThinkPad T470s, saya dapat melihat seberapa penuh baterai sudah terisi via lampu led oranye-hijau di sebelah slot charger itu. Walau tidak spesifik (hanya berubah warna dari oranye ke hijau saat terisi 80%), tapi sudah sangat cukup informatif. Ada indikator led juga pada tombol CapsLock. Oh tentu, indikator mute speaker dan mute mikrofon tetap ada seperti pada ThinkPad-ThinkPad lainnya.

port thinkpad t470s
ada indikator baterai di sebelah lubang daya, berguna banget saat mengisi daya laptop

Detil berikutnya ada pada letak fingerprint. Pada Lenovo ThinkPad T470 berada di pinggir keyboard, sedangkan pada T470s berada tepat disebelah touchpad, sehingga lebih memudahkan. Oh, harap dicatat, tidak semua ThinkPad memiliki fitur tambahan keamanan biometric ini.

Sekadar tambahan yang menenangkan.

t470s
fingerprint yang dekat dan cepat

Bahkan bila dibandingkan dengan Lenovo ThinkPad T480s

Yang saya rasakan, Keyboard Lenovo ThinkPad T470s lebih enak. Lebih empuk dan lebih dalam jarak ketiknya (key travel). Dan bila ingin mengganti keyboard, tidak ada klip yang mengganggu. Tidak perlu mencongkel tombol trackpoint. Cukup kendurkan baut bagian bawah yang ada ikon keyboard-nya, kemudian balik laptop, geser pelindung, lalu buka baut-bautnya.

keyboard thinkpad
serupa tapi beda rasa!

Touchpad, trackpad, atau papan sentuh rasanya juga lebih smooth. Lebih lembut dan seperti ThinkPad-ThinkPad yang saya kenal, presisi. Walaupun secara kondisi fisik trackpad itu sudah tidak mulus, tetap saja lebih meyakinkan daripada ThinkPad T480s. Saya cek, ternyata memang bawaan Synaptics, bukan Elan seperti pada ThinkPad T480s.

keyboard laptop thinkpad
ada LED Indikator di Capslock, Esc (Fn lock), mute speaker, mute mic, dan tombol power

Saya juga lebih suka dengan tata letak port dan exhaust pada ThinkPad T470s: lubang keluar panas ada di sebelah kanan laptop (tangan kiri), dan port docking tetap ada di bawah.

Klasik, just like old times.

lubang keluar panas masih disebelah kiri tangan. Lebih enak begini, biar tangan yang biasa pegang mouse nggak sembur panas, setuju?

Laptop tipis tanpa perlu mengorbankan apapun

Satu lagi kelebihan Lenovo ThinkPad T470s daripada Ultrabook kekinian: port koneksi. Ada 3 slot USB 3.1 Gen 1, dengan 1 slot yang dapat diatur untuk Always On (dapat melakukan isi daya ponsel saat laptop shutdown). Ada 1 slot USB Type-C Gen 2 Thunderbolt 3, yang tidak hanya berfungsi sebagai colokan kabel transfer data super cepat dan colokan ke monitor, tapi juga sebagai power delivery (bisa isi daya menggunakan kabel tipe-c).

thunderbolt thinkpad
apa yang kurang?

Jadi, total ada 4 slot USB. EMPAT, Kang!

Tidak berhenti sampai di sana, slot SD Card juga tersedia. Full, bukan MicroSD, dengan kecepatan yang mungkin dapat melebihi 90 MB/s (saya belum punya SD Card yang ngebut banget, kang, hehe). Disebelahnya ada port audio klasik 3.5 mm. Port HDMI 1.4 juga masih ada. Dan yang mungkin mencengangkan: RJ-45, alias colokan untuk terhubung internet via kabel LAN juga masih dipertahankan!

Oh tentu, tidak lengkap rasanya kalau belum menyebut slot yang jarang dimiliki laptop β€œmurah”: slot kartu SIM. Asal sudah terpasang modem WWAN (Sierra Wireless EM7455) dan terinstall driver, kartu sim 4G LTE yang biasa kita gunakan pada ponsel pintar akan dapat kita gunakan juga pada laptop ini. Internetan tanpa tergantung Wi-Fi lagi, canggih nggak tuh Kang!

Terakhir, docking port. Posisinya tetap di bawah, modelnya tidak berubah dari ThinkPad seri 20 dahulu kala (koreksi bila saya salah). Kita dapat menjadikan laptop tipis ini seperti ThinkPad klasik dengan tambahan docking β€œcklek” dari bawah tadi.

Oh, tentu saja, docking modern via USB-C juga tetap dapat kita lakukan. Fleksibel.

thinkpad docking station
docking station klasik masih ada, asik!

Saya suka laptop dengan banyak pilihan!

Upgrade Lenovo ThinkPad T470s

Dengan ketebalan yang kurang dari 2 cm, masih adakah ruang untuk upgrade pada Lenovo ThinkPad T470s? Kabar baiknya, ada. Setidaknya kita masih bisa menambahkan RAM hingga 20 atau 24 GB. Tergantung berapa kapasitas RAM yang sudah tersolder. Unit yang saya revieu ini memiliki RAM DDR4 2133MHz Onboard sebesar 4GB, namun total RAM yang terbaca adalah 8 GB.

upgrade thinkpad t470s
cukup kendurkan 5 baut, lalu buka tanpa ada klip yang menyebalkan

Artinya?

Ada 1 slot RAM yang masih dapat kita maksimalkan. RAM tadi dapat bekerja secara dual channel. Jadi, bila saya menambah 1 RAM dengan kapasitas 16 GB, total kapasitas menjadi 20 GB. Ingat, ada varian dengan RAM onboard sebesar 8 GB, sehingga total RAM yang dapat digunakan menjadi 24 GB nantinya.

Untuk ruang penyimpanan data, sayangnya tidak ada lagi slot SSD/ HDD Sata 2,5 inci. Hanya ada slot M.2 2280 sebagai tempat storage utama. Sebenernya ada slot M.2 2242 yang dapat diisi lagi. Hanya, keterangan resmi dari manual yang saya baca, slot tadi hanya dapat kita isi dengan Wireless WAN card.

Please, jangan dulu minta saya untuk mencoba SSD M.2 Sata 2242 terbaca atau tidak, saya masih trauma Kang!

upgrade thinkpad t470s
Mudah dibuka, mudah upgrade-nya. Mudah service-nya… asal ada partnya πŸ™‚

Baterai juga tidak dapat kita tingkatkan kapasitasnya. Walaupun ada 2 baterai, tapi karena semua ada di dalam cover, jadi baterai tipe 68/ 68+ yang dipakai sejak seri 40 itu, tidak dapat kita gunakan lagi. Huhu.

Untuk CPU, akang sudah tau jawabannya: tertanam rapi bersama motherboard. GPU pun sama. Pilihan upgrade GPU hanya via port Thunderbolt 3. Yang tolong saya dikabari kalau ada akang sekalian yang sudah mencobanya.

Meski begitu, jangan berkecil hati. Karena membuka penutup bawah yang berbahan magnesium itu sangat mudah. Hanya ada 5 baut yang perlu dikendurkan, dan tidak ada klip yang membuat degdegan. Sehingga kalau ingin melakukan upgrade atau sekadar perawatan, mudah.

Oh, rasanya perlu menyampaikan ini juga: colokan charger tidak ikut tersolder bersama motherboard. Tidak seperti T480s. Dia masih menggunakan versi klasik yang mudah kita ganti apabila terjadi kerusakan.

Nice banget!

Performa Lenovo ThinkPad T470s

Saya mendapatkan ThinkPad T470s dengan CPU Intel Skylake, Intel Core i7-6600U. Intinya hanya 2, dapat menjadi 4 untai bila diperlukan. Kecepatannya dari 2,60 GHz hingga 3,40 GHz. TDP bawaannya 15W, namun dapat naik turun sesuai kebutuhan antara 7,5-25 W.

Berikut hasil benchmark-nya

PC Mark 10 total: 1960; Essential 4876; Productivity 2280; Digital Creation 1864 (Photo Editing 2697, Rendering 1030, Video Editing 2332). Geekbench 5 Single Core: 793; Multi Core: 1699. Cinebench R23 Single Core: 786; Multi Core: 1670.

benchmark thinkpad

Tidak ada perbedaan berarti bila dibandingkan dengan Intel Core i5-6200U yang tertanam pada X270. Tapi jelas tertinggal dari Intel Core i5-8350U yang menjadi motor utama Dell Latitude 7490 (seharusnya dengan T480s, tapi kan belum balik dia T_T).

cinebench t470s

Untuk saya yang lebih banyak memakai aplikasi kantoran standar, sangat cukup. Meski hasil benchmark tidak terlalu berbeda dengan i5-6200U, saya masih dapat merasakan perbedaan kecepatan. Intel Core i7 memang lebih cepat, lebih satsetsatset!

geekbench thinkpad t470s x270

Untuk editing foto juga mampu. Namun untuk rendering, perlu menyiapkan kesabaran dan cemilan yang banyak. Karena saat melakukan rendering, kecepatan turbo multi core-nya tidak tercapai, tertahan dikisaran 2.00 GHz – 3.00 GHz saja. Karena, Lenovo menjaga suhu CPU pada rentang di 75-79oC saja, sehingga Intel Core i7-6600U tidak pernah mengeluarkan seluruh tenaganya. Β 

performa lenovo thinkpad t470s

Saat melakukan kerja berat, laptop mulai terasa hangat dan suara kipas mulai terdengar. Untuk pemakaian standar, Lenovo ThinkPad T470s tergolong laptop yang kalem. Tenang, seperti penulis blog dikisepterian. Ehm.

Kendala, kekurangan, masalah-masalah

Saat awal menggunakan laptop keluaran tahun 2018 ini ada beberapa kendala yang saya alami. Pertama kendala umum: tombol mute mic tidak berfungsi. Solusinya mudah sekali, instal driver hotkeys dari situs resmi Lenovo, beres.

Kendala berikutnya pada fingerprint yang selalu error. Saya temukan masalahnya ada pada setelan akun yang sejak awal saya mengira memang aneh. Atau cacat. Entah apa solusinya, yang terpikir oleh saya hanyalah install ulang windows. Setelah itu, fingerprint berjalan sebagaimana mestinya.

Kemudian, saya mengalami bluescreen. Mungkin 2 kali sejak saya menulis review ini. Saya tidak tau persis awalnya, dia muncul tiba-tiba setelah shutdown. Tidak terlalu lama sih, hanya sebentar. Saya menduga masalah ada pada SSD NVMe Samsung-nya. Sehingga saya coba melakukan update driver. Sampai sekarang, belum pernah lagi terjadi.

Kendala berikutnya, layar berkedip. Blinking, flashing, atau flickering saat menyolok atau mencabut kabel daya. Seperti pada ThinkPad X220/ 230/ 250 dulu. Masalahnya ada pada perbedaan refresh rate monitor. Saat menggunakan baterai, 50 Hz, saat dengan charger menjadi 60 Hz. Solusinya ya tinggal samakan saja refresh rate-nya.

Sedangkan, kekurangan Lenovo ThinkPad T470s yang saya rasakan ada pada baterainya. Betul sih ada 2 (23 + 26 Wh), tapi, tetap tidak dapat mengalahkan gabungan baterai 3 + 6 sel (23 + 48 Wh) seperti pada ThinkPad X270 atau T470 (dan pendahulunya). Atau mungkin ThinkPad X1 Carbon gen 5 yang memiliki 1 baterai jumbo berkapasitas 57 Wh.

cek baterai laptop thinkpad

Walaupun sebenarnya, dengan penggunaan ala saya, baterai itu sanggup bertahan sekitar 4-5 jam. Saya tidak boleh lupa, ini bukan laptop baru, yang kondisi real-nya tinggal 79% dari kapasitas awalnya.

Not bad sebenarnya kang. Not bad…

Oh, satu lagi kekurangan, yang rasanya bukan kekurangan buat banyak orang: trackpoint yang kurus. Saya tetap lebih menyukai trackpoint gemuk ala ThinkPad X270 (dan mungkin T470 juga).

trackpoint thinkpad
tipis kayak laptopnya

Catatan sebelum membeli

Lenovo ThinkPad T470s adalah ThinkPad seri T4xs terakhir yang masih memiliki sistem bridge battery dan docking standar. Dia juga memiliki port kekinian Thunderbolt 3. Klasik tapi modern. Ternyata saya menyukainya, sangat.

Dia tipis dan tangguh seperti tentara: MIL-STD810G. Keyboard enak, port banyak, audio lumayan dan keamanan berlapis. Β 

buat diajak ngopi juga oke

Namun, untuk akang yang mengincar laptop yang memiliki ruang upgrade lebih, cek ThinkPad T470. Dia masih memiliki slot HDD/ SSD 2,5 inci, masih punya baterai internal + eksternal, dan ada pilihan GPU NVIDIA 940MX untuk potensi gaming yang lebih meyakinkan.

Dan kalau akang memang butuhnya Laptop 14 inci yang super portable, baterai tahan lama, dan sudah punya Thunderbolt 3 juga. Cek ThinkPad X1 Carbon gen 5.

Tapi, kalau layar 14 inci terasa masih terlalu besar. Pilihan tidak lain dan tidak bukan ada pada ThinkPad X270, yang lebih kompak dengan layar 12,5 inci-nya.

engsel lenovo thinkpad t470s
engsel logam, kokoh luar dalam

ThinkPad T470 dan X1 Carbon gen 5 memang belum masuk ruang revieu dikisepterian. Doakan dan pantau terus blog dan YouTube dikisepterian ya kang, siapa tau nanti kebagian juga saya untuk mengulasnya.

Hayo siapa yang belum berlangganan. Uhuk, uhuk….

thinkpad t470s ssd nvme

12 thoughts on “Lenovo ThinkPad T470s: Ultrabook Klasik dengan Thunderbolt 3

  1. Ijin kang, saya mau beli laptop lagi karena untuk anak sedang kuliah. saya sudah punya thinkpad X230 buat kerjaan di kantoran dan masih nyaman. Rencana mau beli T470s ini di toko ijonya kang Diki ini. Pertanyaannya, bagusnya gimana kang, apa saya tetap dengan x230, anak yang T470s ini atau sebaliknya? Terima kasih informasinya

      1. Inggih kang. Terima kasih.

        Sesak nafas saya kang jalan-jalan di market ijo ini liat harga dan speknya yang gahar 🀣🀣

        Akang mungkin tahu apa maksud saya.
        Sebagai konsumen, kalo disuruh milih akang pilih mana antara T470s, t480s atau X1 carbon dengan upgrade full atau upgrade tipis tipis saja di antara mereka ini?

        Aslinya… Saya masih pengen megang thinkpad πŸ˜‚

        Terima kasih

      2. Hehehe, betul kang terlalu banyak godaannya. Saya belum pernah coba X1 Carbon yang setara T470s atau T480s, jadi belum bisa pilih. Cuman, kalau bandingannya T480s, saya pilih T470s yang i7 gen 7.

  2. saya punya thinkpad T570, saya pasang WWAN (Sierra Wireless EM7455) kok ga bisa (system is halted). itu kenapa ya?

Tinggalkan Balasan