Lenovo ThinkPad X260: Laptop Premium yang Kini Hanya 4 Jutaan

lenovo thinkpad x260

Ada pertanyaan yang belum dapat saya jawab pasti: “bisa nggak Lenovo ThinkPad X260 pakai SSD M.2 SATA?” Slot itu ada di sana, seperti juga pada Lenovo ThinkPad X250, tapi teman saya mengabarkan tidak terbaca.

Kini saya punya jawabannya.

Spesifikasi Lenovo ThinkPad X260

Lenovo ThinkPad X260 rilis sekitar tahun 2016, prosesornya sesuai namanya: Intel generasi ke-6. Skylake nama kerennya. Ada yang menggunakan Intel i3-6006U/ 6100U, ada yang i5-6200U/ 6300U, ada juga seri tertinggi i7-6500U/ 6600U.

Unit yang saya review menggunakan Intel i5-6300U (dual core empat untaian, 2.4-2.8 GHz, 3MB cache, TDP 15W). Dengan RAM 8GB DDR4, dan Harddisk 500GB. Spesifikasi paling tengah-tengah, yang juga paling menarik dalam pandangan saya.

lenovo thinkpad x260 spesifikasi

Spesifikasi lainnya kira-kira begini

  • Layar 12,5 inci HD (1366×768) anti-glare, 200 nits, 300:1 contrast ratio. (Tersedia pilihan IPS HD, dan IPS Full HD 1920×1080), tidak ada model touchscreen.
  • CPU Intel Skylake gen-6, dual core-U, 15W TDP (hemat daya)
  • GPU Intel HD Graphic 520 (onboard)
  • RAM 4-16GB DDR4 2133 MHz, 1 slot
  • Storage, SSD/ HDD SATA, atau SSD PCIe NVMe, atau SSHD dengan 8GB NAND flash
  • Baterai, 0+3 sel, 3+3 sel, 3+6 sel 48Wh, atau 3+6 sel 72Wh (dua baterai, satu di dalam, satu di luar)
  • WLAN, 11ac+BT, Intel Dual Band Wireless AC-8260
  • Bluetooth, 1
  • WWAN, 4G-LTE opsional (untuk internetan dengan menggunakan SIM CARD)
  • Kamera, 720p, low-light sensitive, fixed focus
  • Material, Glass Fiber Reinforced Plastic
  • Port, 3xUSB 3.0 (1 selalu ON), HDMI, MiniDP, Ethernet RJ-45, Dock Connector, SD Card 4-1, Smart card reader (opsional)
  • Dimensi, 5mm x 208.5mm x 20.3mm
  • Berat, mulai dari 1,34 kg
  • Keyboard, 6 baris, spill resistant, backlit opsional, TrackPoint
  • OS, Windows 10 Pro 64
  • Lainnya, Fingerprint opsional, MIL-STD-810G (militari spek)

Alasan membeli ThinkPad X260: Kelebihan-kelebihan

Pertama, karena ini ThinkPad kang, ThinkPad! Bukan sembarang ThinkPad lagi, ini ThinkPad seri-X, yang harga generasi terbarunya (X13 gen 2) sekitar Rp25 juta. Lenovo ThinkPad X260 harganya dulu mungkin juga segitu.

Kok mahal? Karena menjaga kualitas. ThinkPad X260 bukan pengecualian. Materialnya memang bukan karbon, “hanya” plastik yang diperkuat dengan serat kaca. Lembut saat dipegang, kuat untuk menghadapi segala medan. Engselnya bukan plastik, atau logam yang ditempel ke plastik. Dia logam seutuhnya. Dia juga lulus 11 uji ketahanan, MIL-STD810G (uji tekanan rendah, suhu rendah, suhu tinggi, kelembaban, debu, guncangan, dst).

lenovo thinkpad x260 review

Kedua, apalagi kalau bukan harga. ThinkPad baru memang untuk kalangan dewa. Tapi ThinkPad bekas tentu untuk kita semua. Ehm. Saat saya membuat tulisan ini, harga lenovo ThinkPad X260 bekas kurang lebih Rp4-6 juta, tergantung spek dan kondisi. Buat saya, jelas lebih menarik daripada laptop baru di rentang harga yang sama.

lenovo thinkpad x260 harga

Ketiga, Skylake. Buat yang baru pertama kali akan memiliki laptop, Skylake atau CPU Intel generasi ke-6 masih layak menjadi pilihan. Namun, untuk yang menggunakan Broadwell alias Intel Generasi ke-5 tentu tidak perlu. Tunggu saja Kabylake-R atau Coffee Lake si generasi ke-8 itu. Lebih nendang saat upgrade nanti.

Intel Core i5-6300U masih mampu untuk editing video Full HD 24-30p. Tentu pakai bumbu “sabar” dan “amatir”. Saya ini masih amatiran untuk urusan editing video, dan karenanya masih bisa sabar dengan lambatnya proses edit dan waktu untuk rendering.

cpuz thinkpad x260

Saya juga bukan gamers, namun sekadar memainkan PES untuk melepas penat juga sudah bahagia.

lenovo thinkpad x260 gaming
PES 2017, setting low HD. Tidak patah-patah. Aman.

Singkatnya, Lenovo ThinkPad X260 bukan untuk editing atau gaming. Dia excel pada bidang seharusnya: Laptop kerja, laptop kuliah, atau sekarang bahkan cocok sebagai laptop anak sekolah di rumah.

Keempat, port dan koneksi. Akhirnya! Tiba saatnya HDMI hadir pada ThinkPad seri-X. Bye-bye VGA. Kehadiran port HDMI tidak menggusur port MiniDP yang memang sejak dulu ada. Dan bagusnya lagi, ada 1 tambahan port USB 3.0 sehingga total ada 3 slot USB! Jelas peningkatan yang saya nantikan sejak menggunakan X240 dan X250 dulu.

port thinkpad x260
HDMI, MiniDP, USB 3.0×2, Smart Card reader (opsional, ini tidak tersedia)

Kelima, baterai. ThinkPad X260, seperti pada pendahulunya, menggunakan sistem baterai ganda. Satu di dalam, dan satu di luar. Hebatnya lagi, baterai yang di luar tadi tersedia dalam 3 kapasitas: 3 sel 24 Wh, 6 sel 48 Wh, dan 6 sel 72 Wh.

baterai lenovo thinkpad x240 x250 x260

Laptop yang saya ulas ini memiliki gabungan baterai 3 + 3 sel. Untungnya kapasitas baterai masih di atas 80% lebih. Sehingga laptop itu tahan menemani aktivitas saya selama kurang lebih 3 jam. Perkiraan saya, kalau menggunakan baterai luar 6 sel, maka daya tahan akan bertambah, minimal dapat 5 jam runtime. Cukup—bahkan bagus untuk ukuran laptop bekas.

Halangan untuk membeli: Kekurangan-kekurangan

Pertama, display. Kalau akang kebagian display resolusi HD berteknologi TN seperti yang saya pegang, ya sabar. Tahun 2021 tapi layar laptop masih TN, sungguh terlalu. Layar TN ini, akang sudah tau: kurang berwarna, kurang kontras, kurang terang, dan sudut pandang terbatas. Satu-satunya hal yang baik dari layar TN ini adalah tipenya yang anti mantul, matte anti glare. Adem, khas laptop kantoran.

lenovo thinkpad x260 review indonesia

 

Kedua, ruang penyimpanan. Sayang sekali, fitur dual atau bahkan triple storage pada seri X240 dan X250 tidak lagi ada pada seri X260 ini. Slot M.2 2242 itu hanya untuk modem WWAN Card 4G LTE, tidak bisa untuk pasang SSD tambahan. Hanya, kabar baiknya, “dari sananya” ada pilihan SSD NVMe. Memang sih saya belum lihat secara fisik memasangnya bagaimana. Dugaan saya kabel adapter SATA yang ada ini diganti dengan adapter kabel PCIe (dan braket-nya) untuk kemudian dipasang di tempat HDD Sata tadi.

ssd m.2 sata midasforce
slot m.2 sata 2242 sudah saya pasang SSD, tapi tidak terbaca T_T

Ketiga, LED status. Meski sasis sedikit berubah, sayangnya tidak dengan LED status. Dia masih pelit alias minim. Untuk pengisian baterai misalnya, hanya ada kedipan pada LED merah di cover display, setelah itu dia mati. Tanpa kita tahu seberapa penuh baterai yang sudah terisi. Ini kekurangan kecil memang, tapi mengganggu juga. Seharusnya seperti Lenovo ThinkPad T460s atau X1 Carbon yang menggunakan LED disebelah port usb charger.

bios thinkpad x260
di bios pun tidak terbaca

Bukan kelebihan bukan kekurangan, hanya harapan…

Keyboard. Tidak bisa kompromi. Percuma laptop kencang tapi keyboard nggak bikin nyaman. Percuma, titik. Sebuah laptop menjadi istimewa kalau keyboardnya nyaman. Apalagi papan ketik itu empuk dan merdu. Keyboard ThinkPad X260 memberi rasa nyaman itu. Layout yang familiar (buat yang nggak terbiasa, Fn dan Ctrl -nya terbalik), keytravel cukup dalam, dan presurepoint yang pas. Walau memang belum serasa surga seperti seri X220, atau X230. Tapi keyboard-nya masih bau-bau ThinkPad. Dan lagi, saya mendapatkan keyboard yang bisa nyala! Kurang apalagi kang!

keyboard lenovo thinkpad x240 x250 x260

Ah… saya baru ingat, kalau akang mendapat keyboard yang tidak backlit, kemudian ingin menggantinya dengan yang backlit, tetap bisa. Tapi saya do’akan semoga berhasil. Karena proses pergantian keyboard itu sangat rumit. Perlu mengangkat motherboard. Sungguh merepotkan bila dibandingkan dengan X220 dan X230 yang cukup membuka dua baut panjang dari luar, geser, lalu lepas.

keyboard laptop nyala
menyala dalam gelap!

Kemudian Upgrade. Laptop ThinkPad terkenal dengan kemudahan upgrade-nya. Walau sebenarnya seri X tidak didesain untuk full upgrade, akang perlu lirik seri T kalau niatnya itu. Seri X biasanya tidak dapat upgrade CPU, begitu juga pada ThinkPad X260 ini. CPU menempel pada motherboard, tersolder. RAM memang masih dapat kita tingkatkan, tapi slot yang hanya 1, tentu jadi halangan. Untuk membuka cover juga perlu hati-hati, bagian dekat baterai menempel, walaupun ke-8 baut sudah kita kendurkan (model ceklek).

upgrade lenovo thinkpad x260
setelah membuka cover, seluruh komponen terlihat

Kamera dan Audio. Kamera pada lenovo ThinkPad X260 sekadar cukup, namun jauh lebih baik dengan X220 yang sama-sama resolusinya HD 720p. Mungkin karena hardware juga sudah berbeda, mungkin juga karena sudah dilengkapi dengan fitur low light sensitive hingga perekaman di ruang remang masih ok, tidak renyek seperti pendahulunya tadi.

trackpoint thinkpad
trackpoint masih sama seperti x250: klik-nya mengarah ke atas. Untuk trackpad menggunakan Synaptic yang mulus dan presisi

Untuk urusan audio saya terbelah. Speaker dengan daya 1 watt memang ada dua, posisinya di bawah. Stereo juga, walau khas laptop yang bass-nya tipis. Masih kalah nyaring, bulet, dan empuk bila dibandingkan dengan Dell Latitude E6440 yang sehari-hari saya gunakan. Tapi, keluaran suara dari earphone/ headphone yang kita tancapkan ke lubang 3,5mm berbeda jauh. Dia nyaring, luas dan bening.

speaker audio laptop lenovo thinkpad x240 x250 x260
speaker menghadap bawah, posisi tidak simetris. Docking port masih ada seperti biasa.

Jadi, beli jangan?

Dengan uang 4 jutaan rupiah, masih worth-it kah Lenovo ThinkPad X260 untuk dipakai sekarang hingga beberapa tahun ke depan?

Saingan terberat Lenovo ThinkPad X260 adalah saudara kandungnya sendiri Lenovo ThinkPad X250. Harga mereka berdua mirip, X250 menang di ruang penyimpanan, sedangkan X260 nyaris lebih baik dari semua sisi.

Saingan berikutnya adalah Dell Latitude E7250. Saya hanya mencobanya sebentar, tapi pengalaman itu mengesankan, dia kompak, dengan dua slot RAM walau belum DDR4.

Atau Dell Latitude E7270. Sayangnya, saya baru sempat mencoba versi 14 inci-nya.

Bagaimana dengan laptop baru harga 4 jutaan rupiah? Ah, saya kok belum yakin dapat yang setangguh ini (apalagi kondisi mulus bak baru).

Tapi, seperti biasa, jangan ragu untuk berbagi. Siapa yang sedang menggunakan laptop ini sebagai andalan? Atau baru membeli laptop harga 4-5 jutaan rupiah lainnya. Silakan penuhi kolom komentar ya kang.

port thinkpad x260
Lock, RJ-45 LAN, SIM CARD, SD CARD Reader, USB, 3.5mm audio

Terima kasih dan salam,

Diki Septerian

6 thoughts on “Lenovo ThinkPad X260: Laptop Premium yang Kini Hanya 4 Jutaan

  1. Wah, terima kasih review-reviewnya mas. Kalau kapan-kapan mencari laptop saya mau baca-baca dulu tulisan di sini. Mudah-mudahan sih saya belum butuh dalam waktu dekat ini, artinya laptop saya masih bisa digunakan dengan baik.

  2. Halo kang makasih review nya saya ibu dari putra yg suka sekali animasi… Berkat review akang menambah pengetahuan saya tentang laptop .. apa yg cocok kekuatan dan kelemahannya sebuah laptop seken, Akang membantu saya dan anak saya dalam pemilihan laptop, makasih… Sehat slalu kang

Tinggalkan Balasan