Marketing ala Tukang Ojeg

ojeg

Ada-ada saja gaya Bang Erwin, tukang ojeg dekat kantor saya. Siang tadi, ada calon customer yang menghampirinya. “Bang, tau jalan benyamin sueb nggak?” Tanya seorang wanita muda yang berpenampilan ala kantoran ke Erwin. “Tau…” jawabnya santai. “Berapa kalo ke sana?” “15 aja”. “Deket nggak sih, bang?” “Jauh mbak kalo jalan kaki, kalo naik motor ya deket.” Balas Erwin dengan senyum simpul. Mbak-mbak itu pun tersenyum dan langsung memberi aba-aba supaya diantar ke tempat tujuan. Erwin pun berdiri, bersiap mengantar customernya itu.

Deal. Closing. Tanpa babibu. Semua Senang. Termasuk saya dan teman yang mendengar gaya bang Erwin ketika prospek customer.

Bang Erwin mungkin enggak pernah dapet ilmu marketing dari training-training, dari seminar-seminar, atau dari buku-buku. Seperti kebanyakan orang yang bekerja di dunia marketing, seperti saya ^^. Tapi, dia mampu membuat need. Dia mungkin nggak tau kalo marketing itu harus memperhatikan 4P. Product, Price, Place, People. Tapi, dia berhasil membuat calon customer merasa butuh.

Aaah, Bang Erwin emang ada-ada aja dah!

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.