Menanti Samsung Galaxy A5 Versi 2018

samsung-galaxy-a5-2018r

Rumor-nya ganti nama menjadi A8 dan A8+ dengan Chipset yang lebih canggih: Exynos 7885

***

Baru saja saya mengurai varian-varian dari Handphone Samsung, ternyata penamaan itu disinyalir akan berubah lagi. Untungnya menjadi lebih sederhana. Galaxy A Series yang biasanya memiliki 3-4 varian, kini akan disusutkan menjadi dua saja: Galaxy A8 dan A8+.

Masuk akal sih, generasi A memang dirancang untuk kelas menengah atas. Mereka hanya satu tingkat di bawah Seri S. Jadi, bila nanti tidak kesampaian beli seri S9/S9+, maka liriklah A8/A8+.

Sesederhana itu.

Lalu, apa yang membuatnya menarik hingga saya menanti-nanti? Dimensi jawabnya.

Samsung Galaxy A5 2017 memiliki layar 5,2 inchi dengan dimensi 146,1 x 71,9 x 7,9 mm. Dia lebih lebar 3mm dari Oneplus X yang kini (kembali) menjadi andalan saya sehari-hari. Bagaimana dengan A5 versi 2018 (atau sekarang kita sebut A8 2018?)

Belum ada ukuran pasti. Cuma, santer beredar ia akan memiliki layar 5,5 inchi dengan Infinity Display (Rasio 18:9 ala Samsung). Bila bocoran itu benar, maka kemungkinan handphone itu akan selebar Oneplus X (140 x 69 x 6.9 mm) atau LG Q6 (142 x 69,3 x 8,1 mm).

Dimensi sama, tapi layar lebih besar. Itu yang saya cari. Ide-nya memang dari sana, rata-rata kita menginginkan handphone berlayar besar agar lebih nikmat saat menggunakannya. Setuju?

Main game lebih asik, baca lebih nyaman, nonton sudah pasti semakin meriah. Kerja? baca tabel atau buat tabel juga lebih mudah dengan layar lebar.

Kalau cuma dimensi, mengapa tidak pinang saja LG Q6?

Racikannya kurang pas. Chipset-nya (Snapdragon 435) dipaksakan untuk mengangkat layar yang beresolusi Full HD+. Enak sih dipandang, cuma ngos-ngosan. Coba LG memilih Snapdragon 450 dengan layar HD+ saja.

Performa dan daya tahan menjadi alasan berikutnya. Chipset Exynos 7880 yang ada pada Galaxy A7 2017 bisa bersanding dengan Snapdragon 625 yang disebut-sebut sebagai chipset paling seimbang. Apalagi dengan Exynos 7885 yang sepertinya akan menjadi otak A5 2018?

Exynos 7885 adalah chipset pabrikan Samsung sendiri. Dikabarkan tetap menggunakan proses pabrikasi 14nm. Bahkan ada yang bilang sudah 10nm seperti pada Exynos 8895. Benar atau tidaknya tinggal tunggu saja.

***

A8+ Rumor. Sumber www.pocketnow.com

Bila ukuran, teknologi layar, performa dan stamina telah memenuhi harapan, Adakah hal lain yang menjadi pertimbangan?

Ada. Kamera. Bila tidak ada peningkatan, maka percuma saja. Lebih baik meminang versi 2017-nya. Apa yang saya inginkan ada?

  • OIS, Optical Image Stabilization yang membuat pengambilan gambar di tempat minim cahaya menjadi lebih mudah. Dan membuat hasil rekaman video tidak goyang-goyang. Fitur ini dimiliki oleh A7 2016, yang aneh-nya tidak dilanjutkan versi 2017.
  • Dual Pixel, sistem auto fokus yang lebih cepat dari PDAF biasa.
  • f/1.7, lensa dengan bukaan yang lebih lebar (sebelumnya f/1.9)
  • 4K Video, walaupun saya jarang menggunakan ini, akan sangat disayangkan bila nanti hanya mampu merekam gambar sebatas Full HD saja.

Bagaimana dengan sistem dual kamera? Saya lebih baik memiliki satu kamera yang benar-benar mumpuni, daripada dua kamera tapi sedang-sedang saja. Jadi, katakan tidak pada sistem dual kamera yang setengah hati.

Spesifikasi lain yang harusnya tetap dipertahankan adalah Fast Charging, IP68, Layar SuperAmoled. Sedangkan bonus yang saya harapkan adalah ini: Hi-Res audio.

***

Dikumpulkan dari berbagai sumber. Gambar diambil dari sini

Update ! 11.11.17

Rumor. Samsung Galaxy A8+ 2018. Sumber Far Star

Spesifikasi Samsung Galaxy A8+

Rumor Samsung Galaxy A8+ 2018. Via www.phonearena.com

salam,

diki septerian

 

 

One thought on “Menanti Samsung Galaxy A5 Versi 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.