Vivo Siap Meluncurkan Produk Baru, X7 kah? (update: Ini Vivo Y55)

Hasil pantauan postel.

***

Bila S adalah abjad yang digunakan Samsung untuk menggambarkan ponsel jagoannya, maka X adalah ponsel jagoan Vivo. Bila A adalah gambaran ponsel menengah ke atas Samsung, maka V digunakan Vivo untuk menggambarkan ponsel kelas yang sama. Begitu juga dengan kelas di bawahnya, Samsung memilih J, Vivo memakai Y.

Konkret nya begini: Samsung Galaxy S7 edge lawannya Vivo Xplay 5 Elite. Samsung Galaxy A5 lawannya Vivo V3. Dan Samsung J5 lawannya Vivo Y35.

Samsung terus melenggang  dengan semua seri itu. Vivo? Berhenti sampai seri V3 saja. Bahkan saudara besarnya V3 Max yang dirilis bersamaan malah belum dijual.  

Akankah ada seri X yang akan dijual di merahnya pasar ponsel Indonesia ini?

***

 

Hari ini ada seri ponsel Vivo yang sertifikatnya selesai dicetak. Tandanya? Akan ada produk baru yang akan segera dirilis. Pertanyaannya adalah: apa dan kapan?

Apanya sudah jelas tertulis. Kapannya masih belum tau. Meski apanya sudah terlihat, tapi jelas bukan nama pasar yang dijual. Melainkan hanya kode : Vivo 1603w.

Kira-kira?

 

Vivo X7. Yang rupanya mirip sekali dengan sang inspirator Iphone 6 series. Mengapa tebakan saya mengarah ke sana?

Coba lihat ini

Itu adalah tangkapan layar yang saya ambil dari aplikasi androbench ketika saya mengecek kecepatan baca dan tulis penyimpanan internal Oneplus x.

Lihat lagi lebih seksama. Ada kembarannya Vivo X7 Plus, juga ada seri lainnya Xplay 5. Dua-duanya jelas disebutkan namanya, sedangkan satu tidak: Vivo PD1603.

Mirip dengan kode postel yang tadi kan. Selain itu angka 16 di depan mungkin penanda bahwa ponsel ini adalah pemilik kamera depan 16MP, yang tidak lain tidak bukan adalah Vivo X7.

Analisa asal sih memang. Tidak ada bisikan yang masuk ke telinga saya. Meski salah seorang penjaja Vivo di Roxy menyatakan X7 tidak akan dimasukkan ke Indonesia.

Lalu apa dong? Dan peduli amat sih… 

Vivo V3 masih tanggung, utamanya karena chipset jadulnya dan tidak adanya fast charging.

Makanya seri X7 tetap saya nanti. Tidak peduli dengan kamera selfie moonlight nya itu. Chipset lebih cepat, baterai lebih besar (fast charging pula), dan DAC yang lebih baik yang saya incar.

Bila memang benar jadi masuk, tetap saja akan pikir – pikir lagi. Harganya bisa untuk tambah-tambah meminang Eos M5 yang baru itu.

***

Dan… Begitu saja seterusnya. Menanti dan hanya menanti.

***

Pembaruan artikel 10/10/2016: Sepertinya saya mendapatkan jawaban atas misteri ini: Vivo Y55 yang baru di rilis di India pekan lalu. Coba lihat ini:


vivo-y55-indonesia

Situs global Vivo Smartphone jelas-jelas mencantumkan Negara Indonesia di dalam daftar jaringan yang dapat digunakan oleh Vivo Y55 ini.

Dan ini unit retail yang sudah di pegang oleh gadgetdiary dari India:

 

vivo-y55-vivo-1603

Kode Imei-nya adalah 1603. Sesuai dengan yang didaftarkan Vivo ke Ditjen postel.

Sekarang, mari kita liat bentuknya :

 

vivo-y55-parameter-figure2-x2

Spesifikasi yang ditawarkan Vivo Y55, seperti ini: Qualcomm SD430 (googling sendiri yah ^^), 2GB RAM, 16 GB Storage, Layar HD 5.2 inchi, kamera 8MP belakang, 5 MP depan dengan screen flash, OS Marshmallow 6.0, baterai 2650 mAh, speaker di bawah, dual sim 4G dengan slot khusus micro SD.

Kesan saya: ini upgrade segalanya dari Vivo Y35. Meski masih belum ada chip khusus untuk audionya (dan memang seri Y tidak pernah ada).

Jadi berapa harganya? dengan spesifikasi seperti itu, harga seharusnya tidak melebihi Vivo V3.

Kalau 2,5 juta bagaimana?

***

Spesifikasi lengkap Vivo Y55 lihat di sini.

Salam,

Diki Septerian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.