Site icon diki septerian

Lenovo ThinkPad T420: Bukan Sekadar Nostalgia

lenovo thinkpad t420

Ada laptop, harganya kurang dari Rp3 juta. Layarnya 14 inci, bodinya kuat seperti badak, prosesornya Intel Core i5 yang masih dapat di upgrade, keyboard-nya surga. Namanya akang sudah tau semua: Lenovo ThinkPad T420.

Mau?

Lenovo ThinkPad T420 seperti kakak ThinkPad X220. Mereka berdua berbagi spesifikasi yang serupa. Harga jual bekasnya juga mirip. Bedanya ada di ukuran. ThinkPad T420 lebih besar. Sekaligus Lebih berat.

Lebih berat kok jadi pilihan?

Pengalaman Mengetik

Keyboard pada Lenovo ThinkPad X220 memberikan pengalaman mengetik yang sensasional. Terbaik dari semua laptop yang pernah saya gunakan. Tapi tidak sempurna. Palm rest-nya terlalu kecil. Mengetik lama ternyata menjadi masalah.

Harusnya tidak begitu dengan keyboard ThinkPad T420. Dudukan telapak tangannya lebih besar. Lebih pas ukurannya dengan tangan saya. Kenyataannya?

Positif. Ini adalah laptop-nya para penulis. Atau back office. Orang-orang kantoran, atau para penjaja online, yang seringkali banjir orderan.

Tata letaknya pas. Empuknya pas. Jarak tekannya juga pas. SURGA. Ditambah palm rest yang lebar, ini adalah kelebihan Lenovo ThinkPad T420 dibanding adiknya X220.

Teman Kerja yang Menyenangkan

Keuntungan lain dari dimensi yang lebih besar adalah: lebih banyak konten yang dapat dilihat. Mengerjakan tabel, grafik, desain, sekaligus editing lebih nyaman di layar besar. Begitu juga untuk konten multimedia, menonton jelas lebih nyaman lewat layar lebar.

Beruntung saya mendapatkan layar dengan resolusi HD+ (1600×900). Bukan sebatas HD (1366×768) yang banyak dijumpai pada laptop harga di atas 3 jutaan rupiah sekalipun.

Teknologinya memang hanya TN, bukan IPS yang menjadikan sudut pandang luas serta warna yang nge-pop, tapi cukuplah. Tipe layar anti-silaunya meminimkan pantulan cahaya. Tingkat kecerahan layar yang bisa diatur lewat tombol Fn+PgUp/Dn juga baik.

Upgrade Lenovo ThinkPad T420

Satu lagi alasan memilih Lenovo ThinkPad T420 daripada X220: kemampuan upgrade-nya. Prosesor Sandy Bridge-nya dapat kita ganti! Dapat kita upgrade dengan Intel Core i7 yang memiliki inti 4 (seri QM).

Selain potensi peningkatan performa yang signifikan, Lenovo ThinkPad T420 juga tersedia dengan pilihan grafis diskret NVIDIA NVS 4200M yang tidak dimiliki oleh seri ThinkPad X220 manapun.

Upgrade juga terbilang mudah. Slot RAM ada 2, satu di cover bawah, satu di bawah keyboard. Slot mSATA tersedia, untuk internetan dengan SimCard atau menambahkan SSD.

Audio Lenovo ThinkPad T420

Lenovo ThinkPad X220 mengejutkan saya dengan keluaran suara krispi-nya. Pasangkan earphone kesayangan, lalu rasakan kejernihannya, keluasannya, dan kedalamannya.

ThinkPad T420 memberikan pengalaman yang serupa. Hanya saja, ia melebihkannya dengan pengeras suara, speaker, yang lebih menggelegar: Stereo. Posisinya yang menantang udara membuat keluaran suaranya semakin jelas.

Baterai

Untuk daya tahan, saya mendapatkan baterai dengan kondisi tersisa 36% dari masa prima-nya. Fair, dengan warna kuning, ThinkVantage Power Manager bilang.  Baterai yang ternyata digunakan sejak 2013 ini masih mampu bertahan hingga 2 jam lamanya. Dan hanya satu jam bila dipaksa kerja berat.

Lalu, baterai itu saya reset. Hasilnya, kondisi baterai menjadi hijau. Good, ThinkVantage Power Manager bilang. Daya tahannya juga bertambah kira-kira 1 jam lagi.

PR ThinkPad Bekas

Membeli laptop bekas memang kadang tidak luput dari PR. Lenovo ThinkPad T420 yang saya dapatkan ini tidak semulus X220 kemarin. Bekas pemakaian wajarnya lebih terlihat. Paling kentara pada bagian cover depan. Emblem yang seharusnya tertulis Lenovo, kini menjadi L novo.

Pekerjaan Rumah, PR, berikutnya ada di tombol “hotkey” yang tidak berfungsi. Tombol volume dan beberapa tombol Fn tidak berfungsi. Jadi, saya harus mengunduh driver-nya terlebih dahulu. Untungnya Web Support Lenovo masih dapat diakses dengan mudah.

Bukan perkara besar sih sebenarnya. Malah saya jadi ingin memasang beberapa aplikasi bawaan ThinkVantage yang ternyata berguna juga.

Namun, yang paling mengganggu adalah baterai dan charger-nya. Baterai yang terpasang ternyata ada cantelan yang patah. Sedangkan charger-nya terlihat bukan bawaan asli. Sekadar kompatibel. Yang dugaan saya sudah bocor. Karena menyebabkan aliran setrum keluar ke bagian-bagian besi laptop. Bila tidak sengaja tersentuh maka, Zzzttt, nyetrum, Kang!

Saya sedang mengajukan penggantian untuk ini. Semoga mendapat ganti yang lebih baik.

Pembaruan: Unit Charger dan Baterai pengganti sudah saya terima. Kondisinya baik sekali.

Masih layak pakai?

Oh tentu saja! Unit boleh tua, tapi performa masih juara. Barang boleh bekas, tapi tetap berkelas. Lenovo ThinkPad T420 bukan sekadar laptop untuk nostalgia. Dia masih sanggup kita ajak kerja, juga jalan-jalan (itung-itung olahraga, hihi).

Kekurangan Lenovo ThinkPad T420

Optical Drive yang bisa diganti dengan Harddisk (pasangkan dengan Caddy)

Kelebihan Lenovo ThinkPad T420

Spesifikasi Lenovo ThinkPad T420

Mampir ke YouTube Diki Septerian juga ya kang 🙂

Salam,

diki septerian

Exit mobile version