LED TV 32 Inchi dengan penerima sinyal digital yang harganya tidak sampai Rp 2,5 juta.
Saya sedang mencari TV LED ukuran 32 inchi, yang memiliki kualitas gambar prima, bisa menerima sinyal siaran Digital, Audio OK, dengan port-port memadai. Setelah tanya kanan-kiri dan browsing sana-sini, pilihan jatuh ke LG 32LJ500D. Dari segi spesifikasi mendekati yang saya inginkan, hanya satu saja kekurangannya: Layar belum Full HD.
Saya belum pernah mengulas TV sebelumnya. Parameter apa yang harus saya uji? Yang jelas sektor Visual dan Audio. Berikutnya adalah fitur, kemampuan apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan oleh TV itu.
Begitu?
Namun, sebelum kita membeli TV, kita harus menyesuaikan dengan kebutuhan bukan? Saya menemukan panduan pembelian yang baik dari laman TV Panasonic.
Pertanyaan pertama, Butuh TV Basic, atau Pintar? TV Pintar mampu melakukan apapun yang TV Basic bisa. Kelebihannya ada di Aplikasi, dan kemampuannya untuk menampilkan apa yang ada di Smartphone, sinkronisasi serta jelajah konten maya . Kekurangannya: Harga yang lebih mahal.
Pertanyaan berikutnya adalah : jarak dan ukuran. Berapa sih jarak yang tepat untuk menonton TV?
Gambar yang saya ambil dari http://panasonictv.id/find-your-tv/step-3, mungkin bisa memberi pencerahan. Punya ruang 3 meter? TV 22-24 inchi mungkin memadai. Tapi 32 inchi juga bisa digunakan. Kalau memaksa ke ukuran >50 inchi? Di khawatirkan gambar akan terlihat kotak-kotak.
Mengapa? Karena selain ukuran bentang Layar, TV memiliki resolusi: HD, FHD, 4K. Kerapatan piksel itu yang menentukan tajam tidaknya gambar yang akan kita lihat. TV 32 Inchi dengan kerapatan HD 1366×768 akan terlihat kotak-kotak bila kita menontonnya dari jarak sangat dekat, 1 meter misalnya. Tapi kalau kita mundur, maka kotak-kotak tadi seakan hilang. Gambar semakin jernih dan tajam. Semakin jauh? Dijamin tidak akan terlihat gambarnya. Hehe …
Selain resolusi, ada teknologi lain yang patut diperhitungkan bila uang tidak lah masalah: IPS LED, IPS LCD, OLED, PLASMA, atau lainnya. TV LCD atau LED menggunakan lampu (Neon dan LED) sebagai penerangan gambarnya. Sedangkan OLED tidak memerlukan itu. Hingga untuk penyuka kontras, pilihlah OLED, karena gelapnya bisa sangat gelap, hitamnya hitam. Sedangkan PLASMA? Sepertinya sudah jarang ada ya. Padahal, kata para suhu di Kaskus, TV Plasma paling enak dijadikan layar untuk main game.
Bila sudah jelas apa yang kita inginkan, sekarang mari kita lihat TV LED yang menjadi pilihan saya:
Isi di dalam Kotak
- TV LED itu sendiri. Ternyata ringan. Dugaan saya bahan dominan plastik.
- Kaki-kaki, ada dua, modelnya yang di pinggir. Lebih manis kelihatannya.
- Remote TV. Plus Baterainya (AAA).
- Buku-buku. Petunjuk pemakaian, garansi.
Mari kita lihat seperti apa penampakan TV 32 Inchi dari LG ini.
Sekarang mari kita pasang dan nyalakan.
Ketika mulai menyalakan pembeli disambut oleh tampilan warna yang cerah dengan pilihan menu bahasa (ada bahasa Indonesia pastinya), kemudian diminta untuk mengisi kode pos, dan setelah itu langsung ke menu pencarian program.
Di gambar, jelas ada pilihan untuk mencari channel digital. Dengan antena dalam, Saya dapat 15 Channel digital dan 20 channel biasa.
Untuk kejernihan gambar dan suara, nanti saya tulis dibagian review ya. Sekarang sekadar unboxing dan kesan pertama dulu 🙂
Spesifikasi TV LED LG 32 inchi 32LJ500D
- Tipe LCD, 32 Inchi
- Resolusi 1366×768 (HD Upscaller)
- Speaker 2 channel 10W, Down Firing, Virtual Surround Plus (Dolby Audio)
- Bodi: Plastik, Frame: Metal look
- Koneksi: Y,Pb,Pr + Audio, RF in, USB, HDMIx2
- Listrik: 55W
Untuk lebih lanjut, silahkan menuju laman resmi ya, Kang. TV LED ini saya beli di JDid dengan harga Rp 2.309.000 mendapat bonus Bracket gratis (bisa pilih bonus lain yang tersedia, kabel HDMI, Antena, dll)

