Site icon diki septerian

Asus Zenfone 5Z (ZS620KL), Kok Kotaknya Begini?

Saya kaget. Salah satu dari 2 box Asus Zenfone 5Z yang saya terima dibungkus tidak biasa. Kotaknya hanya kardus biasa. Warna coklat, sama sekali tidak istimewa. Sangat berdeda dengan satunya. Dibungkus khas handpone Asus. Kotak khusus, dengan biru gelap sebagai warnanya.

Kotak kardus itu saya buka satu persatu. Saya perhatikan. Saya teliti dan coba-coba. Untungnya tiada kurang satu apapun. Tetap ada earphone dan casing tambahan (bumper).

Dugaan saya, unit ini berasal dari servis resmi. Apakah refurbish? Entahlah. Apakah ada cacatnya? Entahlah. Karena itu, saya akan (dan sedang) mencoba unit Asus Zenfone 5Z warna Silver yang berkilau seperti meteor ini.

Untung di dalamnya masih ada bungkus plastik lagi
Meteor Silver. Kata Asus Loh …
penampakkannya dari depan
Semua ada, USB-C, dan Lubang earphone 2,5mm. Good Job ASUS!
sisi samping. Perhatikan, ada lubang lagi selain tempat sim card. Apakah itu?
Sisi satunya lagi. Hanya volume dan tombol power.

Sekarang kita lihat aksesorisnya …

Fast charging nih kang! 18W
earphone model in-ear. Belum di coba 🙂
Smiling Ejector. Buru-buru simpen deh!
Jelly Case. Soft case, bumper, atau terserah akang deh mau nyebut apa. Intinya, asiiik, nggak perlu nyari dulu 😀

Isi di dalam kotak lainnya adalah buku petunjuk pemakaian. Tidak ada kartu garansi. Hmmm … tapi setelah saya cek, unit ini masih garansi hingga Januari 2020 nanti.

Pertanyaanya beli di mana, kok bisa dapat unit seperti ini? terus harganya berapa?

Nggak beli di mana-mana. Unit ini diantar langsung ke saya. Haha. Harganya ya juga nggak tau, tapi kalo lihat-lihat di pasaran sih masih Rp 6,1-7 jutaan. Soalnya ini varian yang Ram nya 6 GB memori internalnya 128 GB.

Terus terus, unit ini mau diapain?

Hmmm … Sesuai dengan catatannya: Untuk di cek.

Hehehe …

Untuk yang mau tau spesifikasi, lansung saja meluncur ke situs resminya ya. Singkatnya sih begini:

Baiklah akang sekalian, saya akan melanjutkan uji pakai unit Asus Zenfone 5z dengan kardus seadanya ini. Barangkali ada yang mengganjal dan jadi pertanyaan?

Silakan saja penuhi kolom komentar-nya kang 🙂

Baca juga: Asus Zenfone 3 yang membuat saya jatuh hati.

Exit mobile version