
Kira-kira dengan uang Rp4-6 juta dapat laptop apa, ya? Laptop-laptop bekas yang saya ulas pada kanal YouTube diki septerian beberapa belum saya tulis ke blog ini. Maafkeun. Lalu saya coba tarik benang merahnya, ternyata kebanyakan pada rentang harga Rp4-6 juta.
Beberapa laptop itu masih saya gunakan (bahkan) menjadi andalan hingga sekarang. Inilah 8 laptop bekas rekomendasi saya bila akang memiliki dana Rp4-6 jutaan.
Lenovo ThinkPad X13 Gen 1 AMD
Ini laptop 13,3 inci yang menjadi primadona awal tahun 2025. Dia kecil dan ringan tapi kokoh, layarnya 72% NTSC. Dia menjadi laptop andalan saya di kantor. CPU-nya mulai AMD Ryzen 4000 series yang memiliki 6 core dengan arsitektur Zen 2. Kalau beruntung, akang mendapatkan RAM 32 GB dengan harga Rp4,2 juta saja.
Sudah begitu keyboard-nya empuk, enak dan masih dapat kita copot-pasang sendiri! Seperti saya yang mendapatkan keyboard layout Jepang, lalu saya tukar dengan keyboard US. Cakep. Asli ganteng pisan! Haha.
Lenovo ThinkPad X13 Yoga Gen 2
Masih dari seri X, tapi yang ini generasi kedua dan bisa dilipat hingga 360o: Lenovo ThinkPad X13 Yoga Gen 2. Ini laptop untuk akang sekalian yang memang butuh fleksibilitas tapi peduli juga terhadap mobilitas dan performa.
Layarnya tidak hanya dapat disentuh, tapi juga mendukung pena yang membuat pengalaman pengguna menjadi sangat luar biasa personalnya. Sudah begitu, layarnya sekarang 16:10, sehingga laptop ini terasa semakin ringkas dari generasi pendahulunya. Materialnya dari serat karbon, rangkanya magnesium, engselnya masih kokoh tidak ada tanda-tanda penuaan.
Laptop inilah yang akhirnya dapat menggeser posisi X13 G1 AMD yang sudah saya pakai sekitar 6 bulan lamanya. Walaupun saya harus rela membayar lebih untuk mendapatkannya (harga sekitar Rp6 jutaan).
Lenovo ThinkPad L13 Yoga gen 2
ThinkPad seri-L pertama yang saya ulas. Istimewa karena dia dari seri Yoga yang secara build quality dan finishing lebih baik dari seri L biasa (L13, L14, L15). Boleh dibilang dia pilihan yang lebih murah dibandingkan X13 Yoga gen 2 di atas. Harganya mulai dari Rp5 jutaan, CPU-nya tetap Intel Tiger Lake (gen 11).
Hanya saya beberapa hal memang terasa pengurangan dibanding dengan saudara seri X-nya tadi. Layar yang masih 16:9, bezel yang tebal, dan berat yang lumayan mungkin akan menjadi deal breaker buat sebagian orang.
Dell Latitude 7320 Intel i7 gen 11
Kita beralih ke merek sebelah, tapi masih dari kelas subnotebook, alias 13,3 inci ke bawah. Boleh dibilang dialah laptop paling ringan dan ringkas, tapi paling bertenaga dari semua yang termasuk dalam daftar ini.
Dengan harga Rp5 jutaan, kita sudah mendapatkan CPU Intel core i7-11875G7, yang biasanya hanya mendapatkan Intel Core i5 gen 11 saja. Yang paling saya suka adalah dia ringan dengan desain karbon yang begitu terasa. Memang bukan sekadar desainnya kang, tapi materialnya juga sama. Bahkan saya membelinya karena memang saya pikir layak menjadi alternatif ThinkPad X1 Carbon yang harganya masih tinggi sekali itu.
Sudah begitu dia peduli terhadap detil, dia satu-satunya juga yang memiliki slot USB-C di sisi kanan dan kiri pada daftar ini.
HP Elitebook 845 G8
Sekarang kita beralih ke layar 14 inci, atau laptop pada umumnya. Untuk harga Rp4-5 juta, tidak lain dan tidak bukan saran saya adalah HP Elitebook 845 G8. Dia masih mempertahankan ciri khas laptop bisnis yang apa-apa masih dapat kita ganti sendiri. Bodi kokoh dengan finishing CNC yang presisi.
Sudah begitu dia tampan, haha! Warna peraknya tentu menjadi pembeda dari semua yang sudah saya ulas tadi.
Tapi, dia tetap tidak sempurna, masih ada beberapa hal yang mengganjal, seperti beratnya yang nyaris 1,5 kg, layarnya 16:9 dan masih ada varian dengan kedalaman warna 6 bit.
Lenovo ThinkPad T14 G2 Intel
Kita balik lagi ke ThinkPad. Seri yang sejak dulu ada seperti si X, seri T polos. Saya sudah mengulas T14 G1 AMD, namun untuk G2 saya mengulas versi Intelnya. Kalau memang inginnya ThinkPad 14 inci, masih bisa upgrade RAM dan Intel, ya ini. Bukan generasi pertamanya. Karena Intel Gen 11 peningkatannya signifikan dari generasi sebelumnya (saya skip Intel gen 10 kalau bandingannya dengan AMD Ryzen 4000).
Performa bisa dibilang sangat baik, bahkan varian Intel Core i5-1145G7-nya dapat mengungguli Dell Latitude 7320 yang menggunakan Intel Core i7-1185G7. Hanya saja layar masih 16:9, dan secara material dia kalah premium dari HP Elitebook 845 G8, juga harga jual yang biasanya lebih mahal daripada HP dengan AMD-nya itu.
Lenovo ThinkPad T14s G2 AMD
Saudara ThinkPad T14 G2, tapi lebih ramping. Material dan finishing lebih halus dan premium dari varian polosnya. Juga punya varian Intel, tapi saya belum sempat coba. Ini cocok untuk akang yang memang ingin laptop 14 inci yang lebih ramping dan ringan tapi baterai lebih tahan lama dari versi polosnya
Walaupun akang akan kehilangan beberapa hal, seperti RAM yang tidak ada opsi upgrade lagi dan juga Thunderbolt 4.
Lenovo ThinkPad T14s G2 AMD bekas review dapat akang beli di sini.
Lenovo ThinkPad T14s G3 AMD
Paling baru, paling mahal di antara semua yang ada pada daftar ini (bahkan harga mulai dari Rp6 juta tebal sekali). Inilah laptop 14 inci yang akang harapkan dapat dipakai hingga 3-4 tahun ke depan. Layarnya 16:10, CPU-nya menggunakan AMD Ryzen 6000 series yang masih juga banyak dipakai oleh laptop-laptop baru (terutama merek lokal), RAM nya LPDDR5, iGPU-nya AMD Radeon 600 series.
Menjadi murah dan worth it, kalau akang membandingkannya dengan Lenovo ThinkPad X1 Carbon gen 9 yang masih lebih tinggi harganya dari ini, meski dia lebih tua umurnya (yang setara adalah X1 Carbon gen 10).
Lenovo ThinkPad T14s G3 AMD bekas review dapat akang beli di sini.
Terlalu Panjang; Tidak Baca
Atau TL;DR bahasa “sono”-nya. Kalau saya rangkum begini: Dengan uang Rp4 juta dapat laptop bekas dengan CPU AMD Ryzen 4000-5000 series, atau Intel gen 10. Rp5 juta AMD Ryzen 5000 dan Intel Gen 11. Rp6 juta mulai dapat melirik AMD Ryzen 6000 series.
Laptop baru?
Betul, dengan uang Rp4-6 juta kita sudah dapat membeli laptop baru. Namun kelas akan sangat berbeda. Yang itu semua akan mempengaruhi kualitas material luar dalam (bodi dan motherboard), desain, layar, keyboard, pilihan porta koneksi, dukungan sistem operasi, driver dan firmware, juga baterai.
Buat saya laptop bekas kelas bisnis menengah ke atas seperti yang sudah saya sebut tetaplah lebih menarik untuk kita pakai tahun 2025 ini hingga beberapa tahun ke depan.
Bagaimana dengan akang sekalian? Ada yang sudah diincar dari semua yang sudah saya sebut, atau punya pilihan lain?
