ThinkPad T450s: Mengapa Saya Menginginkannya

Lenovo ThinkPad T450s satu generasi dengan ThinkPad X250. Juga ThinkPad T450. Tanpa S. ThinkPad X250 masih saya gunakan hingga sekarang. Sedang T450? Tidak lagi saya pertimbangkan, karena T450s kini terlihat begitu menggoda.

Masalah ThinkPad X250

Setelah menggunakan ThinkPad X250 selama hampir setahun, akhirnya saya menemukan batasannya: layar. Layar monitor TN 12,5 inci HD-nya itu kini terasa sempit. Tidak ada masalah berarti sebenarnya, hanya saja belakangan saya sering membuat konten video. Dengan layar lebih lebar dan jernih, pastinya akan membuat proses editing semakin menyenangkan.

Masalah berikutnya di jumlah port USB. ThinkPad X250 hanya memiliki 2 lubang USB 3.0. Cukup sih, tapi saat saya menggunakan HDD eksternal dan mouse, maka habislah pilihan.

Godaan ThinkPad T450s

Lalu muncullah ThinkPad T450s. Seri tertinggi dari generasi Broadwell-nya ThinkPad. Well, nggak paling tinggi juga sih, posisi itu dipegang oleh ThinkPad X1 Carbon Gen 3. Cuma, ketiadaan port LAN (RJ45) dan SD Card menjadi alasan. Belum lagi selisih harga yang mencapai Rp1,5 juta lebih.

thinkpad t450s
credit to laptopmag.com

Buat saya, yang selama ini jatuh hati dengan laptop bisnis, ThinkPad T450s terasa begitu menggoda. Godaan pertama datang dari harganya yang kini di bawah Rp4 juta. Dengan prosesor Intel Core i5-5200/5300U, Ram 8 GB, SSD 128/256 GB, keyboard legendaris yang bisa nyala, layar 14 inci IPS Full HD (1920×1080), dan port yang melimpah.

Godaan kedua ada pada kemudahan upgrade dan perbaikannya. Membuka ThinkPad selalu mudah dan menyenangkan. Jika saya ingin menambahkan RAM, cukup buka cover belakang, copot, terus pasang. Memang sih RAM ThinkPad T450s maksimal hanya 12GB, dengan komposisi 4GB onboard ditambah 1 slot kosong. Namun, dengan begitu saya bisa tukar RAM pada X250 yang 8GB itu, lalu pasangkan. Jadi deh, saya punya laptop dengan RAM 12GB!

Se-simple itu. Sepertinya.

upgrade thinkpad t450s
credit to mobiletechreview.com

Lalu baterainya. ThinkPad T450s sama seperti X250 yang memiliki baterai ganda, dual batttery, atau power bridge Lenovo menyebutnya. Dan kabar baiknya, baterai mereka serupa! Jadi, bila nanti saya beli ThinkPad T450s lalu mendapatkan baterai eksternal yang 3 cell (model tipis), saya akan tukarkan dengan milik X250 yang 6 cell!

Hehehe, benar-benar menggoda sekali ThinkPad T450s itu!

baterai lenovo thinkpad
credit to mobiletechreview.com

Yang membuat ragu

Gara-gara Corona, saya tidak bisa mengecek langsung unit ThinkPad T450s yang akan dibeli. Pilihan hanya ada di online. Beli laptop bekas lewat online shop is okay, tapi saya tetap cenderung beli langsung. Alasannya pernah saya tulis pada artikel tersendiri.

Mengapa tidak beli laptop baru

Ada rekomendasi? Saya sudah mencari-cari tapi tidak ketemu spesifikasi dan build quality yang seperti ThinkPad. Adakah juga yang menggunakan magnesium untuk rangka dalamnya? Atau serat karbon sebagai bahan pelindungnya? Yang keyboard-nya bikin nyaman dan anti tumpah itu? Yang engselnya tidak mengkhawatirkan? Yang masuk 12 uji militer, MIL-STD 810G itu? Semua dengan harga di bawah Rp4 juta?

keyboard backlit
credit to laptopmag.com

Laptop baru rasanya tidak ada, tapi laptop bisnis bekas sekelas jelas ada. Dell Latitude series masuk radar pantau. Juga Elitebook-nya HP.

Mengapa bukan ThinkPad T460

Selisih harga jawabannya. Keluarga ThinkPad T460, T460s, T460p, X260, X1 Carbon gen 4, dan X1 Yoga menggunakan CPU Skylake dari Intel. Dan hanya T460p saja yang menggunakan intel seri H, bukan U.

thinkpad t460

Artinya? Performa tidak akan jauh berbeda dengan Broadwell-U yang sama-sama dual-core 15 watt. Padahal harganya terpaut Rp1-3 juta.

Sebenarnya sih, saya maunya ThinkPad T480 yang CPU-nya sudah Kabylake-R/ Whiskey lake itu. Yang intel core-i5-nya saja sudah quad-core. Tapi… harganya kang! Harganya! Masih Rp10 jutaan ke atas! Duh!

Ya… seengaknya saya pernah mencoba Intel generasi ke-10 lewat Asus Zenbook UX333FAC sih kang. Dan kesimpulan saya tetap sama, skip generasi-6 dan 7, langsung ke-8, kalau nggak, tetap saja generasi 5.

Begitu ceritanya kang. Karena laptopnya juga belum ada, jadi terima kasih sudah mendengarkan keinginan saya tanpa foto jepretan saya sendiri.

Bagaimana dengan akang sekalian? Ada laptop inceran buat mendukung Kerja Dari Rumah atau Work From Home selama masa pandemi Covid-19 ini?

 

Salam,

Diki septerian

18 thoughts on “ThinkPad T450s: Mengapa Saya Menginginkannya

  1. Saya sudah tinggalkan jejak bang dari yt dan langsung kesini dari link abang di yt …. Btw makasih info nya sangat bermanfaat sekali untuk saya yang ingin cari tahu referensi laptop lenovo thinkpad ini.
    Mungkin bulan ini saya mau beli sih t450s yang harganya agak tinggi dari x250 inceran saya pertama kali … Hehehe

  2. Kang kalo T440s (2013) untuk keperluan ank smp/sma skr sekolah diruman pake ms teams/zoom dan kadang nonton film/maen game, speknya cukup ga yah buat 2-3 tahun kedepan? Nuhun

      1. Kang Bernard,

        Nah yang ini agak beda nih, soalnya 14 vs 12 inci. Harga mirip, ya? Tinggal cocoknya sama yang layar besar atau kompak kalau gitu.

    1. Kang Asep,

      T440s bagus tuh, cuma saya nggak suka touchpad-nya. Asal dapatnya yang SSD dan RAM 8 GB cukup-cukup aja buat itu. Kalo samapi 2-3 tahun ke depan? Ya… semoga belum 2 tahun sudah bisa upgrade 🙂

  3. Thanks kang bermanfaat sharingnya, sy lg nyari laptop second yg oke dari merk asus, Dell sma lenovo thinkpad ini.

  4. Kang saya baru saja membeli Thinkpad T450, Pada batre 1 tertulis 100% dan fully charged, pada batre 2 nya tertulis not present, itu maksudnya bagaimana ya kang? Apakah batre eksternalnya bermasalah sehingga saya bisa minta penggantian? Terima kasih…

      1. Saya coba copotin batrenya ada kang, ini batre eksternal ya berarti (batre 1?), lalu batre 2 berarti batre internal kah? nah taunya ada/engga ini gimana ya kang?

Tinggalkan Balasan